Lanjut ke konten

Bulan: Januari 2011

Artikel 0

Apakah murid berhutang pada gurunya?

Jika pertanyaan diatas diajukan pada anda apa jawaban anda? Ya mayoritas akan menjawab, murid tentu saja berhutang pada gurunya, mahasiswa tentu saja berhutang pada dosennya. Dalam diskusi dengan kawan saya, ia bercerita bahwa Ayahnya — seorang dosen senior — mengatakan bahwa seorang murid tentu saja tidak berhutang pada dosennya. Dosen mendapat gaji setiap bulan untuk apa yang ia ajarkan kepada […]

Artikel 0

Semangat Zaman

Setiap zaman punya semangat yang berbeda. Waktu dulu masih kuliah — masih muda, ganteng dan kurus — semangat reformasi amat terasa. Maka berpolitik kampus menjadi hal yang amat mengasyikkan. Benturan ideologi, diskusi dan rapat sampai pagi, berorganisasi atau demonstrasi menjadi hal yang membanggakan. Mahasiswa gitu loh. Maklum waktu itu kita diajari bahwa mahasiswa adalah agent of change. Sebuah pengalaman menarik, […]

Gadget 0

Ngeblog pake Ipad

Tes tes… Ini percobaan ngeblog pake iPad. Hmm lumayan juga, gak biasa pake keyboard virtual, agak kagok jadinya. Nah lo kok hurufnya putih, jadi gak keliatan apa yg aku ketik. Hmm moga Ada aplikasi word press di iTunes store yang gratis an  

Curhat 0

2011, mau ngapain?

mau ngapain ya? 1. Sekolah S3, semoga dapet ke luar 2. Improve english dan belajar bahasa jepang (jadi gak jadi sekolah ke jepang, lumayan aja kalau bisa bahasa-nya, secara banyak kawan disana) 3.Nulis buku dan jurnal (ayo bah, males banget sih) 4. Bikin proposal riset yang bagus dan konstruktif (stop jawara dan sejenisnya, yang lain dong) 5. Rem jadi banci […]

Curhat 0

2010, ngapain aja

Tentu saja ini kontemplasi yang terlambat. Tapi apa mau dikata, ketika mood menulis baru datang, menulislah. Hmm bikin catatan singkat saja, apa yang didapat di 2010: 1. Jadi Kepala Lab ANE Untirta 2. Jadi Lektor 3. Pergi ke luar negeri buat seminar internasional dua kali (Selangor dan Kyoto), seminar nasional beberapa kali 4. Gadget baru : Canon 1000D, I Pad […]

Kuliner dan Perjalanan 1

Kyoto, 9 – 22 Desember 2010

Awalnya adalah pembicaraan singkat di lorong redaksi Kompas untuk menulis politik lokal di Jakarta, bulan September. Muncul surat undangan yang dikirim Seto, mencari tiket murah (dapet lima juta pp jakarta – kansai bo !!!)  dan ngurus visa, alhamdulillah lancar. Proses menulis yang cukup panjang dan melelahkan, karena kali ini topiknya lebih ke Local Politics in Capital City, jadi pastinya urban […]