Selamat pagi pembaca, saya barusan selesai membuat video komentar saya tentang permenristekdikti No. 20 tahun 2017.


Video ini merupakan tanggapan terhadap video Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc,Ph.d. yang menjelaskan perspektif pembuat kebijakan Permendiktiristek tersebut.
Nah mangga disimak ya dan dibandingkan, mana yang lebih ganteng eh maksudnya soal argumentasinya.


Jika Bapak/Ibu merasa pendapat saya ada benarnya, silahkan disebarkan.
Salam !

2 Comments »

  1. Saya sependapat dan sangat setuju dengan Bapak. Semoga pembuat kebijakan dapat mempertimbangkan kebijakan yg diskriminatif ini. Apalagi banyak diantara para dosen yg selama ini benar-benar terbantu dari tunjangan profesi ini untuk membiayai pendidikan putra-putrinya. Jika kita hendak membandingkan dosen di dalam negeri dengan luar negeri maka jangan hanya ditinjau dari publikasi ilmiahnya saja tetapi juga bandingkan infrastrukturnya.

Tinggalkan Balasan