Memang Kenapa Pendidikan Dasar Kita?
Mungkin saja ada kesan tidak bersyukur dan menganggap saya “gumunan” ketika membandingkan SD negeri di Jepun dan di Indonesia. Mungkin juga betul. Saya memang mengalami kekagetan ketika pertama kali mengurus […]
Catatan harian seorang Abah
Mungkin saja ada kesan tidak bersyukur dan menganggap saya “gumunan” ketika membandingkan SD negeri di Jepun dan di Indonesia. Mungkin juga betul. Saya memang mengalami kekagetan ketika pertama kali mengurus […]
Jika anda membaca tulisan saya “Jika saya dan atau anda nyapres“, anda salah jika tulisan itu sekedar humor. Itu tulisan serius banget. Di masa depan, bahkan sekarang, dokumentasi apapun tentang […]
Sebagian anda kenal saya secara baik, sebagian kenal sekilas, tapi tentu saja sebagian besar rakyat Indonesia tidak mengenal saya. Katakanlah cerita dibawah ini terjadi dua puluh tahun mendatang ketika saya […]
Bagi anak muda optimis seperti saya, Pilpres ini ajang belajar yang asik lho. Beredarnya banyak kampanya hitam dan negatif menjelaskan sisi baik masyarakat kita, mereka mencari orang yang sempurna: baik hati, tidak sombong, rajin menabung, suka menolong, beriman dan bertakwa, rajin beribadah, setia pada pasangan, berketurunan jelas, cinta tanah air, dan lain-lain dan sebagainya. Jadi tidak usah galau dan bingung, […]
Di Jepun, tanda tangan saja tidak cukup, kita membutuhkan Hanko. Hanko adalah stempel pribadi pengganti tanda tangan yang digunakan untuk urusan-urusan resmi, seperti membuka rekening, atau mengisi berbagai form dari pemerintah […]
Alhamdulillah, saya sudah sampai di pos ke sekian dalam perjalanan akademik. Ya, hari ini paper soal Jokowow sudah terbit secara online di JCSAA. Soal kualitasnya, terserah pembaca saja. Yang jelas, ini tulisan yang memberanikan diri menggunakan populisme untuk membedah fenomena politik di Indonesia. Rasanya masih jarang dan (semoga) untuk jurnal mungkin yang pertama. Sepertinya ke depan akan ramai para analis menggunakan […]
Waktu pulang, seorang kawan bertanya, bagaimana kondisi ruang belajarku di kampusku. Ya, sistem belajar di Jepun untuk mahasiswa S3 memang beda dengan di tanah air. Di sini mahasiswa ditekankan untuk […]
Selamat hari rabu !!! Saya memulai hari ini dengan datang pagi ke kampus. Ya, saya datang paling pagi, pukul 10.30 sudah sampai kampus. Belum ada satu orangpun di ruangan. Teman-teman […]
Saya memang penikmat kopi amatiran, jadi kurang bisa membedakan mana kopi yang enak dan yang benar-benar enak. Namun pagi ini saya memiliki kesempatan menggiling kopi sendiri. Pak Ishaq yang baik hati memberikan saya sebungkus biji kopi toraja. Ia pula meminjamkan grindernya. Nah karena grindernya manual, jadi agak lama juga. Butuh lima kali giling bolak-balik untuk membuat satu stoples sedang terisi […]
Ketika lulus SMU saya mendaftar ke AKABRI. Ya, imajinasi lazim anak muda kala itu, menjadi perwira militer adalah jalur terbaik untuk menjadi pemimpin negara, di semua tingkatan. Yups, saya memang punya minat ke dunia militer. Saya rajin nongkrong di Pocis, Pasar Royal hanya untuk numpang baca majalah TSM dan Angkasa di kios majalah bekas. Saya yang aktif di Pramuka bersama-sama […]
Hari ini bertemu orang-orang baik. Pagi hari, aku bertemu dua orang sahabat yang berpengaruh besar dalam perjalanan akademik saya. Yang pertama senior waktu kuliah di UI. Kami membahas bersama review sebuah paper yang sedang aku kerjakan. Alhamdulillah, kembali bersemangat bekerja walaupun semakin menyadari bahwa dunia akademik ini memang keras. Sedang mengobrol, ada telepon. Sahabat lain mengajak diskusi soal paper lain […]
Sebetulnya sedang ada dua deadline. Tapi sedang tak bersemangat. Cuata Kyoto yang cerah lebih cocok untuk jalan-jalan dan makan-makan daripada menghabiskan waktu di study room. Misalnya seperti gambar di bawah, […]