Saya geram sekali.

Sampai hari ini beasiswa belum masuk ke rekening. Dikti pernah menyampaikan kalau namaku masuk list teroris dan aku diminta mengkonfirmasi beberapa data. Setahun lalu hal serupa terjadi dan proses cepat karena aku berkomunikasi langsung dengan CS Bank Mandiri Kemdikbud sehingga dua hari setelah klarifikasi uang masuk ke rekening.

Dan ini sudah dua minggu sejak klarifikasi.

Memalukan sekali, kantor yang mengurusi pendidikan tinggi, diurus oleh orang berpendidikan tinggi tidak becus mengurus hal sederhana semacam pengiriman dana beasiswa. Sementara program buang-buang duit semacam monev ke berbagai negara tetap dijalankan untuk mengetahui sesuatu yang sebetulnya dengan teknologi internet bisa didapatkan.

Ini fenomena betapa buruknya birokrasi yang ngurusi pendidikan tinggi bekerja yang bisa jadi sama atau lebih buruk daripada birokrasi di daerah yang dipimpin oleh bupati berijazah palsu.

Saya geram sekali.

Tinggalkan Balasan