Lanjut ke konten

Kategori: Artikel

Artikel 1

Sibuk

Sekarang saya benar-benar sibuk. Jadi jika ada WA atau SMS belum terbalas maaf ya. Itu hampir pasti karena SMS atau WA diterima ketika sedang meyetir. Terbaca di lampu merah atau kemacetan, lalu lupa dan tertumpuk. Duh… maap Nah, begitu juga dengan sebuah paper yang belum terselesaikan berbulan-bulan. Deadlinenya sudah lewat seminggu lebih. Namun menulis sambil full berkegiatan memang sulit ya, […]

Artikel 1

Mendadak Bromo

Banyak teman nampaknya jatuh hati pada foto yang aku pasang di IG dan fesbuk. Walaupun berkomentar mengagumi latarbelakangnya, diam2 aku percaya mereka menyukai modelnya, terutama cukuran yang berjambul ituh. Sebenarnya […]

Artikel 0

REUNI CIM

Tiga belas tahun yang lalu, ketua-ketua senat di UI tidak hanya ganteng, tapi juga kritis dan kompak. Kami tak hanya rajin berdemo menyikapi situasi negara waktu itu, tapi juga rajin […]

Artikel 0

Dilema Dosen Favorit

Minggu lalu, saya mendapatkan (baca: merebut kembali) gelar dosen terfavorit prodi administrasi negara versi mahasiswimahasiswa dalam acara Milad FISIP Untirta. Saya sendiri nggak paham kenapa gelar tersebut kembali ke saya, […]

Artikel 1

Cinta Terlarang

Aku mau memberitahumu tentang kisah cinta paling memilukan di republik ini. Yaitu kisah cinta palu kepada arit. Sekali bersatu sekali itu pula dipisahkan. Maka kuberi nasihat agar palu mengganti namanya menjadi martil, dan arit menjadi sabit. Serang, 12 Mei 2016 Catatan: Ini puisi cinta, mohon jangan diinterpretasi macam-macam, atau kubilang kau kurang romantis. Sajak ini tanpa ilustrasi, takutnya dianggap menyebarkan […]

Artikel 0

MH370 Dihapus

Atas permintaan bersahabat dari beberapa pembaca, maka kata “MH370” dihapus. Sebagai penulis, penggunaan kata “MH370” adalah pengungkapan yang saya anggap paling tepat untuk menyatakan “Rasa kehilangan yang mendalam, memilukan dan tragis”. Namun karena secara keseluruhan “Surat dari Trian” dianggap sesuatu yang menghibur, maka bisa dipahami jika ada yang menganggap penggunaan kata “MH 370” dianggap kurang berempati terhadap korban dan keluarganya1. […]