Lanjut ke konten
Artikel 0

Karangantu

Setelah enam bulan lebih tak bersua, akhirnya Mazhab Pakupatan bisa bertemu kembali. Kami menuju Karangantu untuk berburu sunset yang keburu pergi sebelum kami datang. Karangantu tempat menarik, tempat dulu Kesultanan […]

Artikel 0

Prezi Pertamaku

Sedang belajar Prezi. Dipikir-pikir, karena duniaku adalah dunia mengajar dan berbicara di depan umum, maka tak ada salahnya agak serius membuat presentasi. Prezi salah satu alat bantu presentasi yang menarik. Kelihatannya lebih atraktif dibandingkan dengan power point atau keynote. Cekidot Prezi pertamaku ya, http://prezi.com/ip7xvouhjgxs/mengejar-cita-cita-yuks/  

Artikel 0

Musibah

Aku kini betul-betul mulai mengerti makna musibah setelah mengalaminya sendiri. Begini ceritanya (dereng deng deng deng … musik mulai…) Waktu itu kamis tanggal 14 Maret 2013, dua hari setelah seminar di LIPI selesai. Aku baru agak sehat setelah dua hari tumbang gara-gara sakit peyut dan meriang. Kepala masih agak berat, namun harus mulai berangkat memulai kegiatan. Pagi sampai siang mengurus […]

Artikel 0

Tumbang

Akhirnya kecapekan juga. Tumbang saia di Kalibata. Rencana ke Banten ditunda dulu menunggu perut dan kepala membaik. Oh ya walaupun kleyengan masih sempat membuat abstrak untuk presentasi di Mokpo, Korea bulan Mei nanti. Makalahnya juga belum dibuat, rencana ditulis di Banten dan disempurnakan di Kyoto. Soalnya sebagian data ada di sana. Lha kenapa seneng banget seminar? Ada beberapa alasan. Pertama, […]

Artikel 0

Deadline

Dalam dua hari mendapat dua surat elektronik. Surel pertama dari panitia int seminar lipi yang mengingatkan bahwa aku sudah melewati deadline pengumpulan makalah tgl 18 february. Untungnya deadline diperpanjang jadi tgl 25 february. Surat kedua juga reminder dari panitia seminar di Mokpo Seoul yang mengingatkan bahwa deadline paper tanggal 10 april. Duh sudah setua ini masih aja jadi deadline-man, menunda-nunda […]

Artikel 0

Defisit Pemerintah, Lahirnya Kekuatan Masyarakat

Sudah lebih dari satu dekade Banten menjadi Provinsi. Tak banyak perubahan positif, kecuali bertambah megahnya bangunan-bangunan pemerintah, semakin macetnya jalan karena tingginya pertumbuhan jumlah kendaraan dan menjamurnya jumlah restoran, hotel mewah dan mall. Jika kita jalan ke kampung-kampung, situasi tak justru membaik, namun nampaknya memburuk. Jalan-jalan rusak, fasilitas umum tak terawat,  banjir yang tetap rutin datang, pasar rakyat yang jorok, […]

Politiks 1

Ekspektasi Berlebih pada Jokowi

Sebuah berita mengalir di timeline facebook, Dera, bayi yang sakit pernapasan ditolak 5 RS di Jakarta http://id.berita.yahoo.com/dera-bayi-yang-sakit-pernapasan-ditolak-5-rs-074544768.html. Seorang kawan di facebook langsung berkomentar menyalahkan Jokowi dan program kartu jakarta sehat-nya. Komentar kawan tersebut tidak salah  dan memang menunjukkan bahwa program kartu sehat di Jakarta berlum berjalan dengan baik di level teknis. Namun ini juga menunjukkan ada selapis masyarakat yang amat […]

Artikel 0

Tentang Diaspora

Danet akhirnya pulang ke Amerika. Bagiku ini berita sedih. Bukan soal nasib Danet, tapi tentang bagaimana negara ini selalu membuang kesempatan untuk melompat lebih tinggi. Akhir kisah Danet seperti pengumuman bagi kawan-kawan kita yang memilih bekerja di luar negeri sebagai dosen, peneliti atau insinyur: Jangan Pulang Bung, negara gak butuh kamu ! Idealisme memang tak pernah cukup. ia mesti dilengkapi […]

Artikel 0

My Gadgets

Hmm, saya tak menggilai gadget dan menjadikannya sebagai status sosial. Namun tanpa disadari ternyata saya pernah menjajal hampir semua gadget dengan os mainstream. Semua berjalan dengan begitu saja, sesuai kebutuhan. Ya, sebelum memutuskan membeli gadget canggih atau HP berfitur sederhana, pikirkan dulu apa kebutuhanmu? Jika anda pebisnis MLM dan butuh berjejaring, BB mungkin pilihan utama karena ada fitur BBM yang […]

Artikel 0

Memasak

Tinggal di perantauan membuat memasak menjadi kegiatan yang penting. Jika sehari-dua hari sih tidak masalah membeli makan di luar, itung-itung mencicipi masakan native. Tapi jika setiap hari beli, wah jebol […]